Pencarian
Statistik

Total Hits : 551646
Pengunjung : 95681
Hari ini : 89
Hits hari ini : 194
Member Online :
IP : 54.81.196.35
Proxy : . .
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

   
Agenda
16 August 2018
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

Ujian Nasional 2016 Diputuskan Berbasis Dua Kurikulum

Tanggal : 17-10-2015 21:23, dibaca 1882 kali.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan,  sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 (K-13) maupun kurikulum 2006 (K-6), pelaksanaan serta materi ujian nasional (UN) pada 2016 mendatang akan disamakan.

Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kemendikbud Ramon Mohandas mengatakan ujian nasional tahun 2016 tetap dilaksanakan dalam satu konsep, meskipun sejumlah sekolah masih menggunakan kurikulum yang berbeda.

“Kita ambil praktisnya saja. Karena secara teknis pelaksanaan UN dengan dua pendekatan dan kurikulum berbeda sulit dilakukan,” ujar Ramon di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (28/8/2015).

Ramon mengatakan, prinsip dari ujian itu adalah materi yang diujikan harus pernah diajarkan kepada siswa. Meski secara teknis belum dibuat butir soal ujian, Ramon menjamin siswa tidak akan kesulitan mengerjakan UN 2016. Oleh karena itu, Ramon menegaskan cara termudah mencari  titik singgungan antara materi dalam K-6 dan K-13.

 

Dengan sistem mencari titik singgung itu, Ia berharap siswa yang menempuh pendidikan berbasis K-6 tidak mengalami kesulitan mengerjakan soal UN. Begitu juga dengan siswa yang belajar dengan K-13, tidak boleh merasa kesulitan karena soal ujiannya tidak pernah dipelajari lagi.

“Kemendikbud tidak mau ambil resiko UN berantakan karena membuat UN versi K-6 dan versi K-13. Akhirnya kita gunakan materi yang bersinggungan di K-6 dan di K-13," tuturnya.

Rencananya UN 2016 akan digelar di awal semester genap atau sekitar awal Januari. Selama ini UN  digelar di penghujung semester genap atau sekitar April sampai Mei. Ramon menuturkan pada tahun pelajaran 2015/2016 yang dimulai Juli nanti, implementasi K-13 di sekolah sudah berjalan penuh.

“Maksudnya siswa mulai dari kelas 1-6 SD, 7-9 SMP, hingga 10-12 SMA/SMK sudah menerapkan K-13 semuanya. Jumlah sekolah yang menjadi sasaran implementasi K-13 mulai 2013 lalu mencapai 16.991 unit,” katanya.



Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : ikiwolutop -  [agezur@asdooeemail.com]  Tanggal : 18/10/2016
http://buy-pillsviagra.org/ - buy-pillsviagra.org.ankor <a href="http://priceslevitra-generic.com/">priceslevitra-generic.com.ankor</a> http://onlinewithoutprescriptionpropecia.net/

Pengirim : atokihiquc -  [olupak@asdooeemail.com]  Tanggal : 18/10/2016
http://buy-pillsviagra.org/ - buy-pillsviagra.org.ankor <a href="http://priceslevitra-generic.com/">priceslevitra-generic.com.ankor</a> http://onlinewithoutprescriptionpropecia.net/

Pengirim : evtzifu -  [urerovei@qwkcmail.com]  Tanggal : 18/10/2016
http://buy-pillsviagra.org/ - buy-pillsviagra.org.ankor <a href="http://priceslevitra-generic.com/">priceslevitra-generic.com.ankor</a> http://onlinewithoutprescriptionpropecia.net/

Pengirim : uledaihuceat -  [oyapisa@asooemail.net]  Tanggal : 18/10/2016
http://buy-pillsviagra.org/ - buy-pillsviagra.org.ankor <a href="http://priceslevitra-generic.com/">priceslevitra-generic.com.ankor</a> http://onlinewithoutprescriptionpropecia.net/

Pengirim : igqidol -  [ileiao@qwkcmail.com]  Tanggal : 18/10/2016
http://buy-pillsviagra.org/ - buy-pillsviagra.org.ankor <a href="http://priceslevitra-generic.com/">priceslevitra-generic.com.ankor</a> http://onlinewithoutprescriptionpropecia.net/

Pengirim : ivulusepop -  [ohejikuo@asooemail.net]  Tanggal : 18/10/2016
http://buy-pillsviagra.org/ - buy-pillsviagra.org.ankor <a href="http://priceslevitra-generic.com/">priceslevitra-generic.com.ankor</a> http://onlinewithoutprescriptionpropecia.net/


   Kembali ke Atas